Tampilkan postingan dengan label Dumai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dumai. Tampilkan semua postingan

Kawasan Perbatasan di Dumai Rawan Aksi Kriminal

Sabtu, 01 November 2014

Dumai (Marwahriau.com)
Agus Widayat
Kawasan Dumai berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Sebut saja Malaysia dan Singapura. Sehingga menimbulkan kerawanan tersendiri.
Hal itulah jadi satu bahasan dalam diskusi panel wawasan nusantara mengambil tema pengelolaan kawasan perbatasan Kota Dumai, pada Kamis (30/10) di Hotel Comfort. Kegiatan yang digelar GM FKPPI Kota Dumai bersama Yayasan Bertuah Insan Negeri membahas banyak hal seputar kerawanan perbatasan Indonesia dengan negara lain.
Kawasan perbatasan punya kerawanan seperti pelanggaran hukum atau kriminalitas yang mendominasi. Misal pencurian ikan di wilayah Indonesia, penyelundupan BBM, Narkotika hingga perdagangan manusia.
"Maka TNI AL terus berupaya mengawal semua kerawanan itu. Bahkan kita berupaya mengantisipasinya," jelas Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (P) Sunar Solehudin, lewat penyampaiannya.
Menurut Sunar, TNI AL berperan dalam mengamankan wilayah perairan perbatasan RI dengan kawasan regional dan internasional. Kerawanan dan ancaman di wilayah perbatasan juga terdapat pada batas imajiner.
Kemudian juga disebabkan jalur padat pelayaran internasional. "Faktor kemiskinan, ketertinggalan, aksesibilitas,sarana dan prasarana juga berpengaruh," terang Sunar.
Tapi peran warga negara juga ikut andil dalam upaya mengawal perbatasan. Kepala Staf Kodim 0320/Dumai, Mayor (Arh) Sudiyono menyebut bahwa sikap bela negara mesti dijiwai. Apalagi ditambah dengan kecintaan kepada NKRI.
"Hal itu perlu ditanamkan sejak dini. Namun secara total harus dilakukan guna menegaskan kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI," tegas Sudiyono.
Terpisah, Wakil Walikota Dumai, Agus Widayat yang turut membuka kegiatan menyampaikan bahwa sikap kebersaman dan gotong-royong mesti dibangkitkan lagi. Hal itu membuat semua elaman bersatu dan berupaya semakin maju. Baik di bidang intelektual maupun di bidang ekonomi.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Idul Kurniawan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen bahwasannya NKRI merupakan harga mati. Kegiatan ini sengaja ditaja agar masyarakat makin paham bahwa Dumai berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Oleh sebab itu, kegiatan ini diharapkan mampun menggugah para generasi muda agar peduli dengan Dumai. Kemudian berupaya mengawal kawasan NKRI. (trb)

DPRD Dumai Temui Karo Pemerintahan Pemprov Riau

Senin, 05 Mei 2014

Dumai (Marwahriau.com)
 Akibat tidak tegasnya pemerintah membuat tapal batas antara wilayah Kota Dumai dengan Kabupaten Rokan Hilir, warga perbatasan itu saling klaim wilayah. Hal tersebut menjatuhkan banyak korban sejak beberapa tahun terakhir.
Ketua komisi I DPRD Dumai Timo Kipda menyayangkan konflik tapal batas terus terjadi. Ia menilai janji pihak Provinsi Riau untuk mempertegas garis batas belum terwujud. Untuk itu, ia akan mendatangi Karo Pemerintahan Setdaprov Riau dalam minggu ini juga.
"Pemprov Riau sudah berjanji untuk menuntaskan tapal batas. Janji itu dideadline akhir tahun 2013, saat ini sudah masuk pertengahan tahun. Maka perlu kita tanyakan kembali," ujar Timo, Senin (5/5/14).
Menurut Timo, sebenarnya wilayah Dumai dan Rohil sudah jelas. Batu Teritip yang selama ini masuk bagian Dumai, diklaim warga Rohil masuk bagian wilayah Rohil. Padahal, pemerintahan yang dibangun adalah Kelurahan Batu Teritip, bagian dari Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.
"Pemerintah tinggal mempertegas saja, supaya masyarakat aman," katanya.
Sumber : Tribun


Akhir Tahun, PT Chevron Buka Lowongan Kerja di Dumai

Rabu, 18 Desember 2013

Dumai (Marwahriau.com)
PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) membuka lowongan kerja baru. Akhir tahun ini PT CPI membuka kesempatan bagi 111 calon tenaga kerja untuk ditempatkan di enam daerah operasi PT CPI Riau termasuk kota Dumai. 
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, H. Amiruddin di ruang kerjanya Rabu (18/12/2013). ''PT CPI membuka lowongan kerja baru. Akhir tahun ini PT CPI membuka kesempatan bagi 111 calon tenaga kerja untuk ditempatkan di enam daerah operasi PT CPI Riau termasuk kota Dumai,'' kata Amiruddin. 
Untuk melihat formasi yang dibutuhkan oleh PT CPI, calon tenaga kerja dapat melihat langsung di papan pengumuman Disnaker Dumai dijalan Kesehatan kecamatan Dumai Timur. 
Amiruddin berharap, pencari kerja asal kota Dumai mampu bersaing agar diterima bekerja di salah satu perusahaan terbesar di Indonesia. ''Saya berharap calon tenaga kerja asal kota Dumai mampu bersaing agar diterima di PT CPI,'' harapnya. 
Menurut Amiruddin, lowongan kerja tersebut diketahui dari Manager Industrial Relation Sumatra Ariyanto Wibisono melalui surat Nomor 4098/ JKT/ 2013 tanggal 6 Desember 2013 telah melaporkan rencana penerimaan tenaga kerja baru tersebut ke Disnakertrans Kota Dumai .
''Melalui surat tersebut PT CPI telah menyampaikan laporan mengenai adanya lowongan pekerjaan di lingkungan Perusahaan bagi lulusan S1, S2 dan D3/Politeknik untuk ditempatkan di daerah operasi PT CPI di Riau dan Dumai khususnya,'' jelas Amiruddin. 
Lanjutnya, total tenaga kerja yang dibutuhkan sekitar 111 orang, dengan berbagai kualifikasi tenaga kerja. Dan menurut Amiruddin PT CPI juga akan mengumumkan lowongan ini melalui surat kabar serta kerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia. 
Amiruddin mengucapkan terimakasih kepada PT CPI yang telah membuka kesempatan kerja bagi calon tenaga kerja baru khususnya di kota Dumai, ''Harapan kami melalui penerimaan calon tenaga kerja baru di PT CPI dapat menekan angka pengangguran di kota Dumai,'' harapnya. 
Terakhir Amiruddin menghimbau agar seluruh perusahaan di kota Dumai memberi informasi kepada Disnakertrans Kota Dumai sebelum melakukan rekruitmen tenaga kerja baru, seperti yang telah dilakukan PT CPI. (rhl)

2 Ribu Mangrove Ditanam di Pantai Purnama

Minggu, 08 September 2013

Dumai (Marwahriau.com)
Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Angkatan Laut (AL) ke-68 tahun 2013 yang jatuh pada 10 September 2013, TNI AL Kota Dumai melaksanakan kegiatan penghijauan dengan cara menanam 2 ribu bibit Mangrove.
Ribuan bibit Mangrove ditanam di sepanjang bibir Pantai Purnama tepatnya di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda rutin TNI AL dalam rangka merayakan HUT TNI AL.
Komandan TNI AL Kota Dumai, Kolonel Laut (P) Budi Purwanto, disela-sela melaksanakan penanaman Mangrove mengatakan bahwa kegiatan menanam mangrove sebagai bentuk kepedulian TNI AL Dumai untuk menjaga dan melestarian hutan Mangrove yang ada di Kota Dumai.
´´Dalam kegiatan ini, sedikitnya 2 ribu bibit Mangrove kami tanam disepanjang bibir pantai Purnama Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai barat yang dilaksanakan sempena HUT TNI AL ke 68 Tahun 2013,´´ kata Kolonel Laut (P) Budi Purwanto.
Dengan ditanamnya Mangrove disepanjang bibir pantai Purnama, diharapkan dapat melindungi pantai dari abrasi. Karena mangrove akan berfungsi sebagai pemecah ombak untuk mencegah terjadinya abrasi dibibir pantai.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan Penanaman Mangrove menjadi salah satu kegiatan sebagai bentuk kepedulian TNI AL Dumai dalam menjaga dan Melestarian hutan Mangrove yang ada dikota Dumai. masih ada kegiatan lain yang akan dilaksanakan oleh Lanal Dumai pada HUT AL ke-68 tahun 2013 ini diantaranya, Turnament Futsal, Donor Darah, Pengecatan rumah ibadah, dan gotong royong bersama.(hr)

                                                                                                                  

Menko Perekonomian Resmikan Infrastruktur Penunjang MP3EI Rp 690 M di Dumai

Selasa, 20 Agustus 2013

Dumai (Marwahriau.com)
Pemerintah pusat bangun infrastruktur jalan penunjang Program MP3EI di Dumai senilai Rp690 miliar. Pemakaian jalan itu diresmikan oleh Menko Perekonomian RI Hatta Rajasa.
Pemerintah pusat telah membangun jalan infrastruktrur pendukung program Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di kawasan industri Dumai-Pelintung Kota Dumai karena Dumai masuk dalam koridor satu dari enam koridor Program MP3EI pemerintah pusat. Infrastruktur Jalan pendukung MP3EI di Dumai yang menelan dana sebanyak Rp498 miliar pada tahun 2012 dan tahun 2013 ini sebesar Rp188 miliar.
Senin (19/8/2013) pemakaiannya diresmikan oleh Menko Perekonomia RI Hatta Rajasa di Medang Kampai, Dumai, dengan ditandai penandatanganan prasasti dan penyiraman air tolak bala dan tabur beras kunyit oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menhut Wakil Mentri PU RI Hermanto Dardak, Asisten II Setdaprov Riau Emrizal Pakis serta Walikota Dumai Chairul Anwar pada ruas sebagian jalan Pelintung-Dumai.
Tampak juga hadir dalam acara peresmian tersebut, Menhut RI Zulkifli Hasan, Katua DDPRD Dumai, Forkopinda Dumai, tokoh adat dan masyarakat Dumai, Wagubri HR Mambang Mit yang tengah cuti kampanye di Kota Dumai.
Walikota Dumai Chairul Anwar dalam sambutannya mengatakan, peningkatan status jalan nasional di Dumai seperti Jalan Dumai - Pelintung merupakan upaya menyukseskan Dumai sebagai salah satu kota yang masuk kedalam Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
´´Proyek pembangunan jalan meliputi Dumai-Pelintung, Simpang Batang-Parit Kitang, Simpang Kulim-Dumai dengan total dana mencapai Rp689 miliar itu diharapkan sebagai salah satu upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Daerah Riau serta Kota Dumai khususnya,´´ ujar Chairul Anwar.(rls)

Perusahaan Harus Prioritaskan Anak Tempatan

Senin, 18 Maret 2013

Dumai (Marwah Riau)
Amiruddin
Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Dumai, diharapkan patuh dan taat terhadap aturan yang telah dibuat oleh Pemko Dumai. Terutama dalam hal perekrutan tenaga kerja tempatan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dumai, Amiruddin akhir pekan kemarin mengatakan, kepatuhan perusahaan terhadap Perda tentang porsi perekrutan tenaga kerja tempatan sebagai bentuk ikut membantu program pemerintah dalam hal mengurangi angka pengangguran sehingga taraf perekonomian masyarakat meningkat.
"Satu upaya yang kita lakukan saat ini melakukan Monitoring ke seluruh perusahaan. Untuk menekankan agar setiap perekrutan tenaga kerja selalu memprioritaskan tenaga kerja tempatan," katanya.
Dijelaskannya, monitoring telah dilaksanakan Disnakertrans sejak beberapa waktu lau dengan mendatangi seluruh perusahaan yang beroperasi di Dumai. Selain mempertegas tentang perekrutan tenaga kerja, Disnakertrans juga memantau tentang pelaksanaan K3 dan penerapan UMK. 
Menurutnya, monitoring yang telah dilakukan tersebut mendapatkan respons sejumlah perusahaan. Seeperti yang dilakukan PT Meridan Dumai yang telah merekrut 100 karyawan baru.
Selain itu, PT Sari Dumai Sejati (SDS) yang beroperasi di Kecamatan Sungai Sembilan juga akan akan merekrut anak tempatan untuk menjadi karyawan baru dalam waktu dekat ini.
"Dua perusahaan ini telah merespon hasil monitoring yang telah kita lakukan. Seperti perekrutan yang akan dibuka PT SDS dalam waktu dekat ini sudah diinformasikan ke kita," tambah Amiruddin didampingi Kabid Penepatan tenaga kerja, Saufandi Suohan.
Karyawan baru yang dibutuhkan PT SDS sekitar 106 untuk tamatan SMA sederajat dan D3. Disebutkanya, ada kesempatan sekitar dua Minggu bagi pencari kerja untuk menyiapkan persyaratan untuk melamar.
Ia berharap kesempatan ini bisa dimanfaatkan tenaga kerja asal Dumai. Ia berharap tak hanya PT SDS saja. Perusahaan lain di Dumai juga diharapkan demikian dan melaporkan lebih dulu ke Disnaker.
"Perusahaan harus mengutamakan anak yang memiliki KTP Dumai. Upaya ini guna mendukung program pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran," katanya.
Sumber : Tribunnews

Pemkab Dumai Galakkan 'Seruling Merdu'

Sabtu, 16 Maret 2013

Dumai (Marwah Riau)
Pemerintah Kota Dumai yang dinakhodai Walikota dan Wakil Walikota H. Khairul Anwar dan H. Agus Widayat tidak henti-hentinya menelorkan inspirasi pembangunan dengan jargon-jargon yang menjadi titik tumpu dan kerangka pelaksanaan suatu kegiatan. Setelah sebelumnya merilis 'Pengantin yang Berseri dan Sehat', kini lahir lagi apa yang disebut dengan tag line 'Seruling Merdu'.  
Sebagai salah satu dari sekian banyak upaya pengimplementasian kebijakan dan program pemerintah, Walikota bersama segenap jajaran telah menyempat diri terjun langsung ke masyarakat diantara padatnya jadwal dan kompleknya permasalahan pembangunan yang memang membutuhkan perhatian ekstra lebih. 
Usai jam sholat suhun, wako keliling merapikan Dumai atau yang dikenal dengan Seruling Merdu adalah jargon yang diciptakan oleh Walikota guna lebih mendekatkan diri kepada masyarakat sembari mendengar keluh kesah dan jika perlu mengambil tindakan langsung yang memang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakan Kota Dumai.
Adapun Seruling Merdu ini telah lama dirilis dan dilaksanakan secara kontinyu oleh Walikota, namun beliau memilih untuk tidak mengekspos kegiatan ini secara berlebihan. Sesuai dengan namanya, disaat fajar belum menyingsing Walikota didampingi sejumlah pimpinan SKPD bergerak ke penjuru kota yang telah dipilih sebelumnya guna bersilaturrahmi sambil sholat subuh berjamaah di mesjid tempat tujuan pada subuh itu. 
Kemudian kegiatan ini dilanjutkan dengan dialog dari hati ke hati dengan masyarakat dan anak-anak yatim sembari menyerahkan sejumlah bantuan sesuai dengan kemampuan beliau. Karena kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan Dumai yang bersih dan asri, gotong-royong bersama masyarakat ditempat itu, juga dilaksanakan. Alhamdulillah, hari ini Jum'at 15 Maret 2013 Seruling Merdu telah memasuki episode ke 47 dimana kegiatannya difokuskan di Masjid Al-Alim Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat.  
Walikota berharap, program yang diluncurkan ini dapat menggugah dan menyentuh hati masyarakat Kota Dumai agar terlibat langsung dan aktif dalam pembangunan yang telah dan akan terus diusahakan oleh pemerintah. Dukungan yang positif dari seluruh elemen masyarakat merupakan indikator suksesnya pembangunan itu sendiri.  "Seruling Merdu juga diharapkan dapat memicu kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan Dumai dari segi kebersihan, keindahan, kerapian dan keasrian sehingga rasa memiliki terhujam erat dalam hati sanubari setiap masyarakat kita," kata Wako Dumai. (rls)

Gerobak dan Modal Usaha dari Pemko Dumai

Selasa, 01 Januari 2013

Dumai (Marwah Riau)
100 Rumah Tangga Miskin (RTM) mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) berupa gerobak dagang dan bantuan itu sendiri diserahkan Walikota Dumai Khairul Anwar SH, akhir pekan ini.
Bantuan gerobak dagang dan modal usaha senilai Rp3,5 juta tersebut bersumber dari APBD tahun 2012. Pemberian bantuan ini sendiri merupakan program lanjutan pemerintah dalam pengetasan kemiskinan yang sudah dijalankan sejak 2011 lalu.
"Ini merupakan upaya pemberdayaan masyarakat produktif yang memiliki keinginan untuk berusaha, maka dari itu saya harapkan dengan bantuan ini bisa bermanfaatkan kepada seluruh masyarakat Dumai yang berhak menerima bantuan dari pemerintah," ungkap Wako Dumai.
Tidak itu saja, kata Khairul, dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat mensukseskan program "Sehat Ekonomi" yang dibangun melalui ekonomi kerakyatan. Kemudian bantuan ini juga sebagai bentuk upaya kepedulian pemerintah menimalisir angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Dumai.
"Kemiskinan di Dumai bukan disebabkan oleh kemiskinan alami, tetapi lebih disebabkan oleh faktor yang multi dimensional. Maka dari itu, dalam upaya penanggulangan kemiskinan pemerintah akan menitik beratkan pada pemberdayaan masyarakat sebagai pendekatan operasional," katanya.
Selain itu, kata Wako, upaya yang dilakukan pemerintah memberikan modal bantuan usaha sebanyak Rp3,5 juta per orang juga merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat RTM produktif hingga benar-benar terbebas dari belenggu kemiskinan.
"Bantuan ini juga dapat memperkuat perekonomian masyarakat khususnya bagi masyarakat penerima bantuan yang otomatis akan memperkuat perekonomian di Kota Dumai. Bahkan program ini juga merupakan salah satu wujud sebagaimana komitmen pemerintah program pembangunan yang pro rakyat," jelasnya.
Kepala Disperindag Dumai, Djamalus mengatakan, bahwa 100 gerobak dorong dan modal usaha senilai Rp 3,5 juta disalurkan kepada RTM yang sebelumnya sudah ditunjuk dan ditetapkan oleh tim verifikasi sebagaimana dari data kelapangan pada kesempatan sebelumnya.
"Guna menseleksi layak atau tidak warga tersebut menerima bantuan hibah gerobak dan modal usaha dari Disperindag kita juga menurunkan tim verifikasi. Dari hasil kinerja tim telah menermukan sebanyak 100 RTM yang berhak menerima bantuan modal usaha ini," jelasnya.
Kemudian mengenai pembiayaan pada kegiatan ini, katanya, sepenuhnya dibebankan kedalam APBD Kota Dumai TA 2012 sekitar Rp800 juta. Dan kami berharap, program seperti ini dapat terus dilaksanakan pada tahun mendatang sehingga apa yang diharapkan masyarakat kepada pemerintah bias terpenuhi. (rls)

Januari, Dumai Ekspor Sayur ke Malaysia dan Singapura

Dumai (Marwah Riau)
Kota Dumai saat ini telah memiliki komoditas ekspor, seperti sayur berdaun lebar (Sawi) yang siap diekspor ke berbagai Negara tetangga. Aktifitas ekspor sayur berdaun lebar baru akan dimulai pada pertengahan Januari 2013 mendatang melalui Pelabuhan Agro Bisnis di Kelurahan Purnama Kecamtan Dumai Barat.
Demikian disampaikan Walikota Dumai, H. Khairul Anwar kepada MRNetwork akhir pekan kemarin. Menurut Walikota, Pemerintah kota Dumai saat ini tengah mengembangkan potensi sumber daya alam yang sifatnya musiman. "Saat ini ada empat jenis sayuran berdaun lebar yang siap diekspor ke Malaysia dan Singapura," kata Walikota.
Menurut Walikota, empat jenis sayuran berdaun lebar itu akan diekspor pada pertengahan Januari 2013 mendatang melalui Terminal Agro Bisnis di Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat.
Lanjutnya, dengan begitu, apa yang menjadi harapan Pemerintah untuk menjadikan Dumai sebagai kawasan pengekspor sayur berdaun lebar akan segera terwujud, sehingga dapat membantu mewujudkan Visi Dumai sebagai kota jasa Pengantin (Pelabuhan, Perdagangan, Tourism dan Industri).
"Dari empat jenis sayuran siap ekspor, dua diantaranya Sawi jenis Endevis dan Xiao Bai Cai, sayuran tersebut siap diekspor ke Malaysia dan Singapura oleh PT Alamanda. Upaya ini diharapkan menjadi embrio keberhasilan Dumai menjadi daerah pengekspor sayuran berdaun lebar untuk mewujudkan Visi Dumai Pengantin" harapnya. (rls)

Pemko Dumai Tegakkan Perda Buang Sampah Sembarang

Kamis, 13 Desember 2012


Dumai (Marwah Riau)
Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Tatakota, Kebersihan dan Pertamanan (DTKP) setempat memberlakukan aturan tentang larangan membuang sampah sembarangan. Aturan itu sendiri sudah masuk dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 21 tahun 2000 lalu.
Apabila masyarakat ditemukan atau kedapatan membuang sampah sembarangan, maka pemerintah setempat memberikan sanksi tegas kepada masyarakat seperti yang ada di dalam aturan tersebut. "Akan kami tindak tegas apabila masyarakat membuang sampah sembarangan," kata Zulfa Indra, Kepala DTKP Dumai, Kamis (13/12).
Maksud dan tujuan dalam menegakkan Perda Nomor 21 Tahun 2000 itu, kata mantan Kepala Kantor Lingkungan Hidup ini, semua itu tentunya untuk mewujudkan visi Walikota Dumai sebagai Kota "Berseri" (Bersih, Semarak, Rukun dan Indah). "Dengan tertibnya masyarakat membuang sampah pada tempatnya tentunya sudah membantu mewujudkan visi tersebut," cetusnya.
Dikatakan Zulfa Indra, bukan itu saja manfaat dan keuntungan dari tertib buang sampah pada tempatnya. Kota Dumai sendiri juga akan terhidar dari dampak banjir apa bila drainase pembuangan kelaut tidak tersumbat dengan sampah. "Banjir yang melanda Dumai banyak diakibatkan karena tersumbatnya saluran air pembuangan. Untuk itulah kita perlu penegasan dengan menegak aturan itu sendiri," katanya.
Selain terhindar dari banjir, akhir Zulfa Indra, tentunya kehidupan masyarakat Dumai akan sehat. Karena kondisi lingkungan selalu bersih dan sampah-sampahpun bisa tersusun dengan rapi pada tampatnya. "Buka berserakan dan menimbulkan keluhan. Kalau tertib buang sampah pada tempatnya juga membuat nyaman hidup kita semua. Bauk busuk tidak ada dan lingkungan juga bersih serta hiduppun menjadi sehat," pungkasnya. (rls)




 
Copyright © September, 2012. Marwah Riau - All Rights Reserved
Design by Blogger Inside Inspired by Create Website
Proudly powered by Blogger