Tampilkan postingan dengan label Pelalawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelalawan. Tampilkan semua postingan

Terbentur Aturan, Rp 189 Miliar Dana Reboisasi Pelalawan Tak Bisa Dipakai

Kamis, 06 November 2014

Pelalawan (Marwahriau.com)
Ilustrasi
Pemerintah Kabupaten Pelalawan gagal menggunakan Dana Alokasi Khusus dari sektor kehutanan sebesar Rp 189 miliar. Penyebabnya, ada aturan yang sulit untuk dipenuhi untuk penggunaan dana reboisasi tersebut.
"Dana reboisasi sejak tahun 2006 lalu mencapai Rp 189 miliar. Tapi, tak bisa kita gunakan karena terganjal aturan," kata Kepala Dishutbun Pelalawan, Ir Hambali Sudjatma, Kamis (5/11/2014).
Meski demikian, Hambali mengaku mendengar adanya rencana revisi aturan oleh pemerintah pusat soal penggunaan dana reboisasi itu. Jika itu terjadi, maka mulai tahun depan ada peluang untuk memanfaatkan uang yang besar tersebut.

"Jika Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengubah regulasi penggunaan dana reboisasi, nanti pada tahun 2015 dananya bisa kita gunakan," kata  Hambali. (trb)

Polres Pelalawan Musnahkan 18 gram Sabu dan 85,116,86 gram Ganja

Jumat, 02 Mei 2014

Pangkalan Kerinci (Marwahriau.com)
Ilustrasi
Pemusnahan  barang bukti (BB) narkotika  di halaman kantor Kapolres kabupaten pelalawan , disaksikan oleh kepala dinas kesehatan, wakil ketua DPRD dan kapolres pelalawan AKBP A. Supriyadi, S.IK  Rabu(30\4).
 Pantauan dari Marwahriau.com  di lokasi, jenis-jenis barang bukti (BB)  dibakar oleh polres pelalawan  ganja dan sabu-sabu.
Hal ini dibenarkan oleh kapolres pelalawan AKBP Aluysius supriyadi S.IK.  Dalam upaya memperkecil ruang lingkup beredarnya narkotika di daerah Pelalawan, Polres setempat telah menginstruksikan seluruh  setiap Polsek untuk menangkap pengedar narkotika, namun keberhasilan ini juga tentunya tidak terlepas adanyaa kerjasama dan dukungan dari  masyarakat.
 Polres pelalawan pada bulan Februari tahun 2014 mengamankan barang bukti daun ganja kering dan sabu. Pada hari ini Polres Pelalawan memusnahkan barang bukti penangkapan daun ganja kering dengan berat bersih 85,116,86 gram dihalaman Masjid Nurul Ikhlas jalan lintas Timur KM 43 didepan pasar kiyap Desa kiyap Jaya Kecamatan Bandar sei Sekijang dan tersangka dalam hal ini masih dalam lidik.
Sedangkan pemusnahan barang bukti penangkapan sabu dengan berat bersih 18 gram di Sungai Napu Desa Kesuma kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten pelalawan oleh tersangka Mistar bin Yasmadi. Pada hari ini (30/4), Polres Pelalawan memusnahkan barang bukti penangkapan terhadap dua tersangka narkotika.
Pemusnahan ini dilakukan di halaman Mapolres Pelalawan sekitar pukul 10.00 WIB. Kedua barang haram tersebut dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam air, sedangkan ganja dimusnahkan dengan cara di bakar.
Pemusnahan barang bukti dihadiri  Bupati Pelalawan HM Harris di wakil Kepala Dinas Kesehatan Dr Endid Romo Pratiknyo , Wakil Ketua II DPRD Pelalawan M Ikmal  serta unsur perwira polres, tokoh masyarakat, agama, pemuda dan pejabat terkait, mahasiswa, ormas dan pelajar.
Pemusnahan barang bukti, Kapolres Pelalawan AKBP A. Supriyadi, S.IK  mengatakan, pada Marwahriau.com  peredaran narkoba di wilayah hukum Pelalawan  dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Hal tersebut terungkap banyaknya barang bukti dan tersangka yang diamankan oleh pihaknya.
AKBP A Supriyadi  juga mengatakan, bahwa narkoba sudah beredar ke seluruh kalangan, baik itu warga kaya atau miskin serta pejabat atau masyarakat biasa.Kapolres mengajak masyarakat membantu pihak kepolisian memerangi peredaran di Kabupaten Pelalawan.
Dari hasil pengungkapan tersebut pihak Polresta Pelalawan  menemukan, di antaranya 18 gram sabu-sabu dan 85,116,86 gram ganja kering. “Diharapkan pengungkapan terus dilakukan dan ditingkatkan untuk meminimalisir peredaran di Pelalawan," ungkapnya.
AKBP A Supriyadi menambahkan, Pemusnahan ini merupakan yang pertama pada 2014. Barang bukti ganja ini milik tersangka yang masih Lidik, sedangkan sabu-sabu merupakan barang bukti dengan tersangka Mistar bin Yasmadi. Barang bukti yang dimusnahkan ialah hasil pengungkapan bulan Februari 2014.
Polres mengimbau para orang tua turut aktif mengawasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus dan mengonsumsi narkoba.

Wakil Ketua II DPRD Pelalawan M Ikmal mengatakan, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Pelalawan beserta jajarannya yang gigih dan serius memberantas peredaran narkotika di Kabupaten tercinta. (Adi)

HUT GOPTKI Ke 57, Wabup : Bangun Generasi Emas Melalui PAUD

Pangkalan Kerinci (Marwahriau.com)

 Peringatan HUT ke-57 Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) sebagai upaya untuk merefleksikan diri, sejauhmana peranan dan kontribusi telah dilakukan dalam gerakan pembenahan pembentukan generasi emas (golden age).
 Sehingga sangat diharapkan kualitas pendidikan anak usia dini semakin berkualitas.
Orinetasi meningkatkan kualitas pendidikan merupakan sebuah rangkaian panjang dan sinergisitas yang kompleks antara kapabilitas guru, sarana lengkap, lingkungan kondusif. Karena itu, tenaga pendidik harus mengedepankan prinsip pembelajaran yang sesuai pertumbuhan fisik dengan perkembangan psikis peserta didik.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim, Ketua TP  PKK Pelalawan sekaligus penasehat DPC GOPTKI Hj Ratna Mainar Harris, Ketua DPC GOPTKI Tetty Tengku Mukhlis. Dalam HUT GOPTKI mengadakan perlombaan, pawai, lomba mewarnai, lomba fashion show, lomba tari, senam sehat cerdas, lomba baca doa dan lain-lain.
Saat ditemui berita terkini, Wakil Bupati Pelalawan, H Marwan Ibrahim mengatakan, selama 57 tahun bukanlah waktu yang singkat, sejarah mencatat banyak sumbangsih yang telah di berikan GoPTKI selama perjuangannya. Bahkan dinikmati secara langsung oleh masyarakat maupun berupa masukan-masukan yang diberikan melalui pemerintah berupa kebijakkan yang perlu bagi masyarakat.
Marwan juga mengatakan, tentunya sepakat program yang dilaksanakan GOPTKI harus dapat mengatasi permasalahan anak dan mengantisipasi dengan pendidikan lebih kuat dan tepat. "Kita harus melakukan pendampingan untuk anak-anak kita setiap saat baik disekolah, dirumah maupunn dimasyarakat, agar terbawa arus, mempersiapkan mental mereka, mendidik moral mereka," ungkapnya.
Marwan menambahkan, momen HUT ini marilah digunakan untuk evaluasi dan menjadi titik tolak dalam awal gerakan pembenahan, membentuk generasi emas. Sehingga pada ulang tahun emas Indonesia merdeka, telah dapat menikmati generasi emas saat ini sebagai pemimpin yang bertanggung jawab terhadap bangsa,negara dan rakyat Indonesia.
"Terima kasih kepada pembina, penasehat dan semua piihak yang telah memberikan bantuan dan perhatian untuk kemajuan GOPTKI,"ujarnya.
 Ketua GOPTKI Pelalawan, Tetty Tengku Mukhlis mengatakan, “sebagai salah satu organisasi yang dibentuk sebagai wadah untuk kepentingan pendidikan anak, GOPTKI bertekad memperjuangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan anak dimulai dengan menyiapkan tenaga pendidik yang handal dan profesional, serta membantu menyediakan beberapa perlengkapan bahan ajar untuk peserta didik. Dengan upaya tersebut, kata istri Sekretaris Daerah Pelalawan, diharapkan pendidikan pra sekolah dasar (SD) se-derajat itu bisa membentuk karakter anak sejak usia dini. “GOPTKI bersepakat untuk membentuk karakter anak usia dini agar bisa menjadi generasi yang aktif, kreatif, inovatif, dan cerdas,” ungkapnya.

Tetty juga mengatakan, tujuan pelaksanaan HUT GOPTKI ke 57 tahun 2014 yaitu menumbuhkan, membangunan generasi emas semangat perjuangan tangguh. Dalam acara ini sebanyak 1500 orang dari taman kanak-kanak Pelalawan ikut hadir meriahkan GOPTKI. (adi)

Sambut Hardiknas, Disdik Gelar Jalan Santai

Pangkalan Kerinci (Marwahriau.com)
Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan mengelar jalan santai di depan halaman  universitas Akademi komunitas negeri Pelalawan (AKNP) setidaknya  kurang lebih 15.000. Terdiri dari guru-guru, Mahasiswa (AKNP), SD,SMP dan SMA Se-Kabupaten Pelalawan Pangkalan kerinci, selasa (29\04).
Kegiatan jalan sehat.  dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2014, yang jatuh pada Tanggal 2 Mei 2014  mengambil start di Halaman AKNP  dan finish di Lapangan sepak bola Pangkalan kerinci.
Dalam sambutanya, Wabup Marwan menyampaikan, bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Kabupaten Pelalawan.
"Hendaknya kegiatan ini bisa memotifasi kita untuk semakin bisa memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan saat ini," ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan  MD Rizal MPd  mengatakan, Pada berita terkini disela-sela acara jalan sehat. Atau jalan santai. Acara ini  merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut dan memperingati Hardiknas 2014. Jalan sehat ini merupakan pembukan
kegiatan yang nantinya akan ada berbagai kegiatan pendukung lainnya.
"Ini adalah awal dari rangkaian kegiatan dalam rangka hardiknas," kata MD Rizal.
Disampaikan MD Rizal , beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka Hardiknas diantaranya jalan sehat, Pamaran stand dan pentutupnya dengan acara tarian seni budaya malayu  pada malam 2 Mei dan mengadakan upacara pada pagi harinya di tanggal yang sama. Untuk acara berlansung 3 hari hari dari tanggal (29\4) sampai (1-2\5)  di kabupaten pelalawan, ucapnya.

Dari Pantaun Marwahriau.com, Seluruh guru dan siswa-siswi yang ada di seluruh kabupaten pelalawan tampak memadati Lapangan sepak bola pangkalan kerinci. Atusias anak dan guru sangat tinggi karena jalan santai ini mengadakan dor prize. (Adi)

Program Rutin Tahunan, Diskes Kembali Gelar Pemilihan Pegawai Teladan

Pangkalan Kerinci (Marwahriau.com)
Agus Subagio, SKM, M.Kes
Kabid pelayanan kesehatan Agus subagio, SKM, M.KES, menuturkan kepada Marwahriau.com diruangan kerjanya Program pelayanan kesehatan saat ini dilakukannya  Program rutin .seperti biasa penilaian pegawai teladan kenerja pegawai yang dipegang kesling.
Program itu setahun sekali Komponen penilaian tenaga kesehatan teladan Tahun 2014 Unsur-unsur penilainya, 1. Pengggerak lintas sektor
Meningkatkan kerja lintas sektor lebih efektif untuk meningkatkan mutu upaya kesehatan dalam meminimalisir dampak negatif pembangunan  2. Sebagai tenaga pemberdayaan  3. Sebagai pemberi pelayanan kesehatan strata pertama 4. Sebagai pegawai puskesmas 5. Sebagai tenaga kesehatan profesional 6.Sebagai anggota masyarakat.
Ditambahkan subagio,  Dinas Kesehatan Pelalawan kembali melakukan Penilaian terhadap Tenaga Kesehatan Teladan Tahun 2014. Kali ini Tim Juri melakukan Penilaian ujian tulis terhadap Nominasi pada tanggal 19 maret 2014, Nakes Teladan ini dilatar belakangi pada UU No. 43 Tahun 1999  bahwa  untuk  menjamin objektifitas dalam mempertimbangkan pengangkatan   dalam   jabatan   dan kenaikan pangkat serta penilaian prestasi kerja.
Salah  satu  bentuk  prestasi  seorang pegawai   adalah   menjadi   pegawai teladan. Tujuannya yaitu adanya pembinaan pegawai yang obyektif dan berkesinambungan serta terpilihnya pegawai teladan yang selektif, kompetitif dan obyektif. Selain itu pemilihan Nakes teladan juga bertujuan meningkatkan motivasi, dedikasi dan loyalitas Nakes untuk lebih meningkatkan prestasi kerja, meningkatnya mutu dan jangkauan pelayanan kesehatan strata pertama, meningkatnya minat Nakes bekerja di Puskesmas, meningkatnya profesionalisme Nakes dalam memberikan Pelayanan kesehatan ke masyarakat.
Pada Pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan Tahun 2014 diikuti peserta yang terdiri dari beberapa kategori profesi, yakni Dokter, Dokter gigi di Puskesmas yang berprestasi, kedua tenaga keperawatan yang terdiri dari perawat, perawat gigi dan bidan, ketiga tenaga kesehatan masyarakat  diikuti oleh Sanitarian (epidemiolog kesehatan, entomolog kesehatan, penyuluhan kesehatan, asisten apoteker dan pranata Laboratorium Kesehatan) dan yang terakhir tenaga gizi yang diikuti oleh nutrisionis.
 Saat ditemui Marwahriau.com  diruang kerja, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Agus Subagio SKM MKes mengatakan, pelaksanaan pemilihan tenaga kesehatan teladan di Tingkat Kabupaten Pelalawan  sebagai wujud kepedulian, terhadap tenaga kesehatan di Puskesmas untuk memberikan reward kepada Nakes yang berprestasi, memiliki dedikasi tinggi, disiplin, jujur, loyalitas serta berperilaku baik kepada masyarakat maupun kepada pemerintah.
Lanjutnya, juara- juara Kabupaten,  tersebut kemudian berkompetisi di Tingkat Provinsi untuk memperebutkan Peringkat I, II, III, Juara Harapan I, II, III. kita berharap semoga Tenaga teladan yang terpilih juga bisa maju ke Tingkat Nasional sehingga dapat menambah Prestasi Dinas Kesehatan Pelalawan khususnya dan dapat mengharumkan nama Kabupaten di Bidang kesehatan secara Nasional.

"Program pegawai teladan ini merupakan ide dari pusat melalui kementerian kesehatan, program setahun sekali. Setiap tahun pelalawan mengirimkan utusan perwakilan Propinsi Riau untuk di pusat,"pungkasnya.(Adi)

Ibadah Jum'at Agung di GPT Berlansung Khidmat

Pangkalan Kerinci (Marwahriau.com)
Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di Gereja pantekosta  tarbenakel (GPT) Agape, Jalan BTN lama, Pangkalan kerinci kelurahan kerinci kota kabupaten Pelalawan ,  berlangsung khidmat. Ibadah jum'at Agung yang digelar sejak pukul 10.00 WIB dihadiri sekitar ratusan jemaat.
Pantauan Marwahriau.com, Jumat  kemarin itu, kebaktian yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini dipimpin oleh Pdt. Matius Lumbangaol. Ibadah ini merupakan rangkaian dari memperingati Hari kematin Yusus di kayu salib, yang disebut juga hari paskah. yang dilaksanakan hari ini dalam kegiatan Jumat Agung.
Ibadah jum"at agung dipimpin lansung oleh Pdt. Matius  Lumbangaol  ini mengambil tema "Meski dalam kesedihan atau percobaan  harus tetap berdoa." Jangan seperti murid Tuhan yesus mereka diselimuti kesedihan mala tidur. Mat 26:40-41, Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?, Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." Kata Pdt
Tidak hanya itu juga Pdt lumbangaol, mengambil ayat
1 Yohanes  2:17  Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di Gereja Pantekosta terbenakel (GPT)  Agape menunjukan panduan suara (kor) nyanyian gereja. Yang mengikuti panduan suara tidak adalah para kaum muda-mudi gereja tersebut.

Tidak hanya kaum muda-mudi, kaum bapak-bapak dan ibu-ibu tidak mau ketinggalan mereka juga ikut tampil dalam panduan suara. Kebaktian jum'at agung ini  berjalan lancar tidak kurang suatu apapun. (Adi)

Disdik targetkan tahun 2015, Semua Sekolah Sudah Menerapkan Kurikulum 2013

Jumat, 25 April 2014

Pelalawan (Marwahriau.com)
Bupati Pelalawan HM. Haris didampingi Kadisdik MD Rizal
saat meninjau pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah di SMAN 1
Pangkalan Kerinci dan  MTS Negeri kabupaten Pelalawan
Demi kemajuan dunia pendidikan dan kemajauan  zaman Dinas Pendidikan kabupaten pelalawan targetkan tahun  2015 ini, seluruh sekolah se kabuapten pelalawan dari tingkat SD samapai SMA    Kurikulum 2013 sudah diterapkan Kabupaten Pelalawan dari tahun kemarin, ada 18 sekolah yang menjadi piloting program tersebut, yakni 9 SD, 5 SMP, 3 SMA  dan 1 SMK.  Nama-nama sekolah yang sudah menerapkan kurikulum 2013 SD  Negeri, SD Negeri  05 Pangkalan  kerinci, SD Negeri 06 , SD Negeri 07, SD Negeri, SD Negeri 09,  SD bernas
SD  SDS IT al-bayan, SD Swasta  global taruna andalan, SD Swasta  mutiara harapan, SMP  bernas, SMP Negeri  2 pangkalan kerinci, SMP N 1 pangkalan kuras, SMP N 1 kuala kampar, SMP global andalan, SMA negeri  1 pangkalan kerinci, SMA Negeri  2 pangkalan kerinci, SMA Negeri 1 pangkalan kuras, dan terakhir  SMK Negeri  1 pangkalan kerinci.
Sesuai dengan target pemerintah untuk menerapkan kurikulum tersebut di seluruh jenjang pendidikan, Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan menargetkan tahun 2015, semua sekolah sudah menggunakan kurikulum baru itu.
Saat ditemui Marwahriau.com diruangan kerja, Rabu (23/4), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan MD Rizal melalui Kabid Kurikulum dan siswa Salbiah mengatakan, jumlah sekolah yang akan menerapkan kurikulum baru ini jumlahnya masih sedikit dibanding keseluruhan sekolah yang ada di kabupaten Pelalawan. Sekolah yang menerapkan kurikulum baru tersebut merupakan bagian dari tahapan atau uji coba penerapan kurikulum baru di Pelalawan, dengan harapan nanti secara bertahap semua sekolah di Pelalawan bisa melaksanakan kurikulum tersebut.
Salbiah juga mengatakan, Kurikulum 2013 ini memiliki banyak kelebihan dibanding sebelumnya. Sebab pendidikan tidak sekedar dilakukan dengan teori saja, tapi juga memperbanyak praktek lapangan. Seperti siswa dimana pada kurikulum sebelumnya pasif karena hanya mendengarkan penjelasan guru. Maka pada kurikulum baru 2013 ini siswa wajib aktif dengan membuat kelompok belajar serta praktek lapangan.

Salbiah menambahkan, Dalam pelatihan nanti tidak hanya diikuti oleh guru dari sekolah negeri saja tapi juga swasta. Keterlibatan mereka dilakukan menginggat pentingnya kurikulum 2013 untuk diterapkan disemua jenjang sekolah.“Target Disdik Pelalawan dalam waktu satu tahun atau 2015 mendatang semua sekolah sudah memakai kurikulum baru 2013,” .(Adi)

Diduga PT Adei Plantation Garap Tanah Warga, Hanifah Datangi Kantor Bupati

Pelalawan (Marwahriau.com)
Perempuan tua serta anaknya  Pagi hari ini Rabu (23/4) mendatangi  kantor Bupati mengadu atau untuk menyampaikan aspirasinya yang keluhan selama ini yang dihadapi, dimana lahannnya seluas 24 Ha di Desa Batang Nilo Kecil kecamatan Pelalawan, digarap oleh Perusahaan.
Dia adalah Hanifa (67) bersama empat warga lainnya, begitu datang didepan kantor Bupati langsung menggelar aksi. Hanifah, mencak-mencak tidak beraturan. Sejumlah, pejabat Pelalawan seperti Sekdakab Tengku Mukhlis, Asisten 1, Hadi Penandio, Kadishutbun Hambali tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya membiarkan Hanifah  mengumpat-ngumpat menyampaikan keluh kisah dia.
Pantauan Marwahriau.com  dilapangan, hampir setengah jam Hanifah berkeluh kesah terkait lahan dia seluas 24 hektar persisnya di desa Batang Nilo Kecamatan Pelalawan digarap oleh PT Adei plantation. Sambil menunjukkan bukti sah kepamilikan tanah berupa SKGR tahun 1981, suara Hanifah semakin meninggi.
Beberapa warga, yang ikut mendampingi Hanifah berusaha menenangkan aksi dia. Akan tetapi, Hanifah makin mencak-mencak. Namun Setdakab Tengku Mukhlis berhasil membujuk aksi Hanifah. Saat melakukan unjuk rasa, puluhan dari Polres Kabupaten Pelalawan dan Satpol datang untuk mengamankan aksi yang dilakukan warga.
Pada saat wawancara  Marwahriau.com dan sejumlah awak media lainnya, salah satu warga yang merasa rugi,kawasannya digarap PT Adei Plantation, Hanifa mengatakan, saat ini saya mempunyai bukti kepemilikan lahan yang berbentuk SKGR, sangat disayangkan dimana lahan yang digarap PT Adei Plantation sudah ditanami sawit berumur 12 tahun.
Memiliki bukti kepemilikan lahan yakni SKGR.
Hanifa juga mengatakan, warga yang merasa rugi lahan yang sudah diserobot,  meminta PT Adei maupun Dinas Kehutanan dapat mengembalikan lahan tersebut atau di Inklap. Jika pengaduan ini tidak ditanggapi dalam waktu dekat, akan membawak massa yang lebih banyak lagi dari Masyarakat bersama Gempal.
"Beberapa waktu lalu, saya pernah dijanjikan oleh Humas PT Adei atas nama Evi Zulvian untuk melakukan ganti rugi lahan saya. Tapi, hingga saat ini ganti rugi tersebut tidak teralisasikan karena Evi akan menjadi anggota DPRD Pelalawan," terang Hanifa.
Hanifa menambahkan, selama ini perusahaan tertawa atas penyerobotan lahan ini dan  masyarakat menangis atas penderitaan ini. Jadi, meminta keadilan, salah satunya pemerintah dan pihak terkait dapat mengembalikan atau melakukan ganti rugi lahan kami ini.

Saat ditemui wartawan, Asisten I Setdakab Pelalawan Hadi Penandio mengatakan, dalam waktu dekat, Pemkab akan panggil PT Adei untuk mempertanyakan hal ini. Nantinya, jika kedua masalah ini klop, maka keduanya akan kita pertemukan. PT Adei bersedia memberikan konpensasi penggantian lahan ini, kepada korban. " Kita akan berusaha menyelesaikan masalah ini,dimana Pemkab disini sebagai madiator,"Pungkasnya. (Adi)

Bupati Pelalawan Lantik Sekda Baru

Minggu, 26 Januari 2014


 Pelalawan (Marwahriau.com)
Bila tak ada aral melintang, Rabu besok atau hari ini (15/1), Bupati Pelalawan HM Harris dipastikan akan melantik Tengku Mukhlis sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru, menggantikan Drs H Zardewan. Menurut Harris, dari tiga nama yang diajukan Pemkab Pelalawan ke Pemerintah Provinsi Riau, nama Tengku Mukhlis yang dipandang cocok dari segi persyaratan yang ada. Setelah menjalani beberapa tes, nama-nama itu kemudian dilanjutkan ke Kementrian Dalam Negeri.
"Ya, Insya Allah, Rabu besok tanggal 15 nanti pelantikan, itu sudah pasti. Yang menjadi Sekda kita Tengku Mukhlis," ujar Bupati Harris sambil tersenyum saat ditemui sejumlah media usai coffee morning, Senin (13/1).
Harris mengatakan bahwa pelantikan ini akan dilaksanakan langsung oleh Bupati Harris melalui Surat Keputusan (SK) Mentri Dalam Negeri (Mendagri). Tak hanya itu, dirinya juga menjamin tidak akan ada pengunduran atau penundaan lagi. Bahkan ia menilai bulan Januari ini saat yang tepat dilakukannya pergantian dan pelantikan sekda, mengingat awal tahun penggunaan anggaran.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pelalawan, Andi Yuliandri, membenarkan pelaksanaan pengambilan sumpah Jabatan oleh Tengku Mukhlis sebagai Sekda Pelalawan, yang sebelumnya menjabat Asisten III Sekdakab ini. Pengukuhan Sekda baru itu dijadwalkan pukul 09.00 WIB di Gedung Daerah Mangku Diraja Pemkab Pelalawan. Selanjutnya, jabatan Asisten III yang ditinggalkan oleh alumni IPDN itu, akan dibiarkan kosong sementara waktu. Menjelang ada pelantikan pejabat eselon yang setara dengan posisi, disitu akan ditempatkan pejabat baru.
"Undangannya hari ini akan kita sebar semuanya. Paling tamu undangan sama seperti acara pelantikan lainnya, hampir tidak ada yang khusus," tutupnya. (adi)

Sukseskan Kurikulum Baru, Puluhan Guru Ikuti Orientasi Gerakan Pramuka


Pelalawan (Marwahriau.com)
Guna mensukseskan kurikulum 2013, sebanyak 50 majelis guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Pangkalan Kerinci mengikuti Orientasi Gerakan Pramuka. Kegiatan yang berlangsung sehari penuh,  ini diharapkan menjadi bekal bagi majelis guru dalam melaksanakan ekstra kurikuler (ekskul) wajib pada kurikulum 2013 yang berdampak positif bagi peserta didik.
Kepala SDN 007 Hj Samsidar,M.Pd disela Orientasi Gerakan Pramuka di sekolahnya yang berlokasi di Jalan Putri Bilang Bungsu  Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan pertama sekalinya dilaksanakan di Kabupaten Pelalawan sejak diwajibkannya Pramuka dalam kurikulum 2013 mengacu Undang-undang Nomor 81 A tahun 2013.
"Alhamdulillah pelatihan gerakan Pramuka untuk tingkat sekolah SD, ya sekolah kitalah yang pertama sekali melaksanakannnya. Tak hanya ditingkat Kabupaten Pelalawan, tapi juga di Provinsi Riau. Kegiatan ini tentunya bertujuan agar para guru kami nantinya tidak canggung lagi dalam menerapkan kegiatan kepramukaan terhadap peserta didik nantinya seiring penerapan kurikulum 2013," ungkapnya.
Menurut Samsidar, sebagai salah satu sekolah pilot projek penerapan kurikulum 2013 bersama tujuh sekalah SD dan MI lainnya di Kabupaten Pelalawan, pelatihan gerakan pramuka ini sangat penting. Karena lanjut dia, kurikulum baru ini menuntut lebih kepada perubahan sikap anak didik, baik sikap spiritual maupun social.
"Ada tiga poin penting penekanan pada kurikulum 2013, yakni sikap, keterampilan dan pengetahuan. Ketiga poin itu tercakup dan seiring pula dengan pedoman kepramukaan. Jadi sangat tepatlah, jika sebelumnya para guru harus memahami dan menguasai gerakan pramuka ini yang selanjutnya akan ditularkan kepada anak didik," paparnya.
Apalagi imbuh dia, selaku Ketua Gudep 04 147 148, SDN 007 yang telah ditunjuk menjadi percontohan penerapan kurikulum 2013 ini berupaya menjadikan gerakan pramuka sebagai salah satu basis dalam membina anak didik. Apalagi Pramuka mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. 
"Dari sisi organisasinya juga sudah tidak diragukan lagi ada dasar undang-undangnya, sehingga memang patut disukseskan menjadi ekstra yang wajib bagi anak-anak kami," ujarnya.
Ditambahkannya, dalam kegiatan yang menggunakan anggaran BOS itu menghadirkan instruktur yang merupakan Pembina Pramuka Kabupaten Pelalawan yakni Kakak H Azwar Zainal,S.Ag, Kakak Triono,S.Pd, Oki Aminaha,M.Pd dan Masril,S.Ag. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ikut pula hadir Kadisdik Pelalawan MD Rizal,M.Pd sekaligus memberikan motivasi kepada peserta orientasi Gerakan Pramuka di SDN 007 Pangkalan Kerinci. (adi)

Pemkab Pelalawan, kembali Berikan Penghargaan Pengunjung Pustaka Rajin

Kamis, 19 Desember 2013

Pelalawan (Marwahriau.com)
Untuk mendukung minat baca Kantor  Perpustakaan dan Arisp  memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya akan antusias masyarakat yang rajin mengunjungi perpustakaan daerah Kabupaten Pelalawan, seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2013 ini Pemda Kabupaten Pelalawan kembali memberikan penghargaan bagi pengunjung pustaka yang paling rajin di tahun ini.
Dengan  kegiatan tersebut, Bupati Pelalawan HM Harris diwakili oleh Staff Ahli Drs Abdurahman menyerahkan piagam penghargaan beserta dana pembinaan pada 36 pengunjung terbaik dari enam kategori pengunjung terbaik di halaman Pustaka Daerah Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci, Kamis (19/12).
"Tahun ini, ada enam kategori yang kita berikan penghargaan pada pengunjung pustaka yang paling rajin yakni kategori pertama untuk umum, kedua tingkat SLTA sederajat, ketiga tingkat SLTP sederajat, keempat tingkat SD, kelima tingkat TK dan kategori terakhir adalah untuk lembaga," terang Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pelalawan T Ubaidillah pada wartawan, Selasa (17/12). 
Ubaidillah menjelaskan bahwa untuk penerima penghargaan dari Bupati Pelalawan maka satu kategori terdiri dari enam pemenang. Jadi total seluruhnya menjadi 36 pemenang yang menerima pengahargaan pada hari ini. "Satu kategori terdiri atas juara I sampai Harapan III, berarti dari enam  kategori itu ada 36 pemenang yang kita berikan pengahargaan," katanya.
Sejak didirikan tahun 2010 silam, sambungnya, saat ini Pustaka Daerah Kabupaten Pelalawan sudah mengalami peningkatan yang sangat membanggakan. Selain telah memperluas jangkauannya sampai ke desa-desa, persediaan buku bacaan pun mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
"Saat ini, sudah ada 43 pustaka desa yang kita kelola, buku-bukunya secara bergantian kita suplai untuk memenuhi minat baca masyarakat di daerah," ujarnya
Sedangkan peningkatan jumlah pengunjung di pustaka daerah, lanjutnya, mengalami peningkatan drastis setiap tahunnya. Begitu juga dengan anggota perpustakaan. Pasalnya, saat dibuka tahun 2010, tidak ada satupun pengunjung pustaka. Namun di tahun 2011 sudah 250 anggota, dan di tahun 2012 Pustaka pengunjung perpustakaan mencapai 1.752 orang.
"Alhamdulillah minat masyarakat untuk mengunjungi pustaka sudah sangat tinggi, saat ini pustaka daerah telah memiliki tambahan 150 anggota dengan total kurang-lebih 1.000 anggota saat ini," katanya.
Dengan semakin tingginya minat masyarakat untuk mengunjungi pustaka dan memanfaatkan pustaka umum daerah sebgai pusat informasi, masih kata Ubai, ilmu pengetahuan dan memeperluas wawasan. Untuk itu, pihak pustaka daerah Kabupaten Pelalawan meningkatkan mutu dan kualitas pelayanannya.
"Baru-baru ini, sudah kita lakukan Bimtek tenaga pustakawan dan kearsipan agar pengelolaan pustaka daerah semakin baik. Di samping itu, kita juga menambah jam pelayanan yang biasanya dibuka pada Senin-Jumat dari jam 08.00-16,00 WIB sekarang sampai jam 18.00 sore, ditambah lagi pada hari Sabtu sampai jam 16.00 sore," ungkapnya.
Dikatakannya, dan target pencapaian Pustaka Daerah Kabupaten Pelalawan 2014 mendatang, pihaknya akan lebih fokus pada pengumpulan dokumen-dokumen penting tentang sejarah Kabupaten Pelalawan. Pasalnya, sebagian besar arsip dan dokumen ikut terbakar bersama Istana Sayap Pelalawan.    
Sementara itu, sambutan Bupati Pelalawan HM Harris yang dibacakan Staff Ahli Setda Pelalawan Drs Abdurahman, mengatakan betapa pentingnya peran pustaka bagi ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, diharapkan pada pengunjung pustaka untuk dapat mengajak saudara dan teman yang lain untuk menjadi pemustaka yang rajin.
"Pemda Pelalawan selalu mendukung program program dan kegiatan yang bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat, salah satunya program dari pustaka daerah ini, sebagai bentuk dukungan itu, kita berikan penghargaan kepada poengunjung setia," tegasnya. **(adi)

Masyarakat Sambut Baik Berdirinya Mapolsek Pangkalan Lesung

Pelalawan (Marwahriau.com)
Saat ini, di Pangkalan Lesung telah berdiri Mapolsek Pangkalan Lesung di hamparan tanah seluas dua hektar lahan itu. Sebelumnya, di tahun 2005 lahan seluas lebih kurang satu hektar diserahkan oleh mantan Lurah Pangkalan Lesung. Dengan letak yang strategis, persis di Jalan Lintas Timur, tentunya kehadiran markas baru ini akan menambah kenyamanan petugas dalam  beraktivitas. Tentu saja kinerja yang meningkat hingga memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. 
"Dan untuk mewujudkan Kamtibmas, hendaknya semua pihak bisa membahu secara bersama dalam menjaga kamtibmas di daerah ini," terang Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Dodi Zulkarnain Hasibuan, dalam sambutannya, Selasa (17/12).
Dodi mengatakan bahwa pembangunan Mapolsek pangkalan Lesung ini adalah dengan menggunakan dana APBN 2013. Apalagi sampai saat ini, Polsek juga belum memiliki asrama untuk personel, sehingga sebagian anggota masih bermukim di Pangkalan Kerinci. Sebab itu, pembangunan asrama bisa terwujud secepatnya. 
"Selain itu, untuk menunjang operasional kerja dalam pelaksanaan patroli, Polsek juga belum memiliki unit mobil," katanya.
Pada kesempata tersebut, tokoh masyarakat setempat, H Bustami, mengatakan bahwa masyarakat sejak tahun 2005 berupaya untuk mendapatkan lahan guna pembangunan Mapolsek. Tidak untuk korp berseragam coklat saja, masyarakat juga berupaya mencarikan  lahan untuk pembangunan markas Koramil. Perjuangan hingga impian masyarakat agar berdirinya markas Polisi yang megah, akhirnya menjadi nyata. Sehingga tugas-tugas penegakkan hukum khususnya di wilayah hukum Pangkalan Lesung bisa lebih optimal.
Camat Pangkalan Lesung, Firdaus Wahidin yang turut hadir pada kesempatan itu, menyampaikan, keberadaan Mapolsek yang baru sangat di tunggu masyarakat, agar tindakan kriminal bisa di minimalisir.
Sekedar catatan saja, bawa sejarah singkat berdirinya Mapolsek ini berawal dari pemekaran kecamatan Ukui, yang awalnya hanya berupa PosPol. Akhirnya berkat perjuangan semua pihak, berdiri sendiri Polsek Pangkalan Lesung secara defenitif. Tepat, 7 Juni 2013 lalu, Mako Polsek dimulai pembangunannya, hingga Selasa (17/12) Mako Polsek telah berdiri megah, sebab itu kepada Kapolsek Pangkalan Lesung agar bisa merawatnya dengan tekun. 
"Karena, di Mako inilah tugas-tugas pengayoman, pelindungan hingga pelayanan kepada masyarakat," kata Kapolres Pelalawan dalam sambutannya.
Sementara itu, Bupati Pelalawan yang di sampaikan oleh Asisten II, Atmonadi, menyambut sangat baik berdirinya Mapolsek Pangkalan Lesung ini. Pasalnya, kehadiran Mapolsek sangat berdampak baik terhadap penegakan hukum serta memberikan rasa aman di tengah kehidupan masyarakat.
Tak hanya itu, dirinya juga merasa prihatin atas belum dibangunnya asrama di Mapolsek, untuk itu ia akan segera menyampaikan ke Bupati untuk di carikan solusi pembangunan rumah tempat tinggal anggota Polsek. Di kesempatan tersebut, Atmonadi juga menyerahkan dua unit mobil operasional untuk sejumlah Polsek. **(adi)

Bupati Pelalawan Hadiri Acara Forum Kerjasama BPPT Pusat

Pelalawan (Marwahriau.com)
Bupati  Kabupaten Pelalawan HM Harris menghadiri acara forum kerjasama daerah peran ilmu pengetahuan tekhnologi dan inovasi Selasa (17/12) di kantor Badan Pengkajian Penerapan dan Tekhnologi (BPPT) di Jakarta.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah di Indonesia, sedangkan kehadiran Bupati Harris di acara tersebut menjadi narasumber salah satu daerah di Sumatra yang telah berhasil membangun daerah lewat program pengkajian dari BPPT serta program jangka panjangnya yakni membangun kawasan Tekhnopolitan di Kabupaten Pelalawan.
"Benar, Pak Bupati hari ini berangkat ke Jakarta ke kantor BPPT untuk menghadiri acara kerja sama daerah peran ilmu pengetahuan tekhnologi dan inovasi yang di ikuti oleh beberapa daerah di Indonesia. Kehadiaran beliau di sana adalah untuk memaparkan keberhasilan pembangunan di daerah Pelalawan serta program penunjang pembangunan daerah kita ke depan seperti  program pembangunan kawasan Tekhnopolitan," terang Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Kabupaten Pelalawan Ihr Syahrul pada awak media, Selasa (17/12).
Jelas  Syahrul bahwa keberhasilan pembangunan serta rencana program pembangunan Pelalawan ke depan yang dipaparkan beliau diantaranya keberhasilan pembangunan pembangkit Listrik Tenaga Gas yang ramah lingkungan serta persiapan pembangunan kawasan wisata gelombang bono serta pembangunan Kawasan Tekhnopolitan yang lahannya sudah dipersiapkan di kecamatan Langgam. ucap Syahrul.
Syahrul menambahkan bahwa untuk mewujudkan program pembangunan daerah menuju daerah yang mandiri dari segala aspek bukanlah hal yang gampang, itu semua membutuhkan kerja keras dan dukungan penuh dari semua pihak sehingga apa yang direncanakan dan dikerjakan tidak sia sia dengan begitu manfaatnya bagi masyarakat akan dirasakan harapnya. **(Adi)

Camat Pangkalan Kerici Himbau Masyarakat Jaga Kebersihan

Pelalawan (Marwahriau.com)
Sebagai ibu kota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci menjadi barometer berbagai aspek bagi kecamatan lainnya.  Salah satunya bidang kebersihan dan keindahan, kota. Agar kota yang berada dilintasan nasional Jalan Lintas Timur Sumatera ini,  bersih, aman dan nyaman, warga pun diajak menciptakan lingkungan yang bersih.
"Masalah keindahan dan kebersihan kota, salah satunya sangat terpengaruh dengan masalah sampah. Kalaulah disetiap sudut tampak sampah berserakan karena masyarakat apatis, tentu kita akan menemukan Pangkalan Kerinci yang bersih, indah dan nyaman.  Peran utama untuk lingkungan bersih yang tentunya sehat tergantung ditangan masyarakat," terang Camat Pangkalan Kerinci, Drs H Danil, Kamis kemarin.
Dahnil mengatakan bahwa dirinya mengharapkan masyarakat mampu menciptakan kebersihan lingkungannya sendiri. Khusus bagi pemilik dan penghuni ruko yang berada di jalur utama Jalan Maharaja Indra Pangkalan Kerinci hendaknya membuang sampah sebelum jam penjemputan. Hal ini mengingat keterbatasan tong sampai armada pengangkutan.
"Penghuni ruko hendaknya buang sampah yang sudah dibungkus rapi agar tidak berserakan pada sekitar jam 07.00 WIB pagi. Bukan meletakkan sampah di tempat pada jam sesudah penjemputan, sehingga kesannya sampah tetap berserakan dan tidak dijemput petugas. Jangan membuang sampah di luar jam penjemputan," terang Danil sambil menyebutkan hal itu juga berlaku untuk seluruh masyarakat yang ada di Pangkalan Kerinci agar teratur membuang sampah pada jam yang telah ditentukan.
 Sambungnya,  mantan Camat Pangkalan Kuras, dirinya juga menekankan pada pemilik ruko di sepanjang Jalan Maharaja Indra (Jalan Lintas Timur,red) untuk tidak memberikan izin pedagang menggelar dagangannya terutama pada siang hari. Pasalnya, di depan ruko itu merupakan DMJ yang merupakan areal parkir, jadi dilarang berdagang di sana apalagi sampai mendirikan bangunan lain. 
"Kalau yang sudah terlanjur segeralah membongkar sendiri sebelum dibongkar petugas," terangnya. 
Pasalnya, lanjutnya, Bupati juga memberikan perhatian khusus masalah kebersihan ini dan mengajak seluruh partisipasi seluruh masyarakat. Bahkan Pak Bupati malah langsung menggelar pertemuan di kantor camat belum lama ini guna membahas masalah kebersihan (sampah,red) dan keindahan kota ini. "Soalnya, kita bersama-sama berharap meraih Adipura tentunya," katanya. 
Dikatakannya, dirinya juga mengajak pemilik ruko atau penghuninya ikut membersihkan halaman tempat usahanya hingga ke trotoar. Selama ini, sangat disayangkan banyak tidak peduli dengan masalah ini. "Padahal untuk soal kebersihan, kita tak bisa mengandalkan petugas kebersihan semata. Apalagi di depan ruko hingga batas trotoar maka penghuni ruko yang membersihkannya, baik sampah maupun rumput liar yang tumbuh," himbaunya. 
Ditambahkannya, terkait masalah kebersihan ini maka pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Tata Kota Pelalawan. Dan insya Allah, dalam waktu dekat maka dinas akan mendatangkan 500 tong sampah organik dan non organik. Semua itu sebagai upaya menjadikan kota ini bersih dan indah. Masyarakat tentunya diajak mendukung program kebersihan. Karena tak hanya erat hubungan dengan keindahan tapi juga masalah kesehatan. 
"Untuk tong sampah yang akan disebar oleh dinas terkait, masyarakat juga diingatkan untuk ikut menjaga dan memeliharanya, karena seluruh masyarakat bertanggungjawab terhadap kota ini. Diharapkan juga untuk keindahan, masyarakat yang memiliki pekarangan rumah untuk menanam bunga dan apotik sehat," pungkasnya.**(adi)

IKMI Gelar Praktek Tata Cara Penyelenggaraan Jenazah

Pelalawan (Marwahriau.com)
Saat ini, bagi kebanyakan masyarakat, praktik penyelenggaraan jenazah menjadi ilmu yang langka. Karena, selain fardhu kifayah, memang lebih banyak yang kurang peduli terhadap kewajiban tersebut. Karena itu, untuk menggugah masyarakat akan pentingnya ilmu dan tata cara penyelenggaraan jenazah bagi kuam muslimin, maka Ikatan Masjid Indonesia (IKMI) Kabupaten Pelalawan memprakarsai pelatihan penyelenggaraan jenazah.
"Nampaknya kaifiyat atau tata cara penyelenggaraan jenazah ini enteng, tapi praktiknya cukup berat. Buktinya tak semua masyarakat muslim mampu mempraktikkannya. Jadi IKMI merasa bertanggungjawab untuk menularkan fardhu kifayah ini kepada masyarakat," terang Ketua IKMI H Muhammad Rais,S.Ag, Kamis (12/12).
Rais mengatakan bahwa kegiatan yang lakukan IKMI Pelalawan ini sebagai wujud dari program kerja tahun 2013. Di samping seminar-seminar di kota, IKMI juga menggugah masyarakat dengan masalah yang praktis seperti ini. Apalagi daerah terpencil seperti ini sangat butuh dengan perhatian IKMI.
"Untuk pesertanya sendirinya yakni para imam masjid dan musholla serta ibu-ibu perwiridan di Pulau Mendol Kecamatan Kuala Kampar. Khusus untuk penyelenggaraan jenazah pesertanya ratusan orang," ujarnya.
Kegiatan tersebut, lanjut M Rais yang juga Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Pelalawan, untuk warga 3 desa, yakni Desa Teluk Beringin, Sungai Upih, Teluk Bakau dipusatkan di Desa Teluk Beringin Kecamatan Kuala Kampar. 
"Pelatihannya sendiri berlangsung selama 3 hari," kata Rais sambil menyebutkan acara dilaksanakan sejak 10-13 Desember ini.Dikatakannya, dan yang akan menjadi instruktur pelatihan diketuai H Zulkarnain, Lc yang juga Ketua Bidang Dakwah IKMI wilayah Kabupaten Pelalawan, bersama pemateri yang lain Aliadi,M.Ag dan M.Rais.
Sementara itu, Kepala Desa Teluk Beringin Khaidir mengapresiasi pelatihan yang di taja oleh IKMI. Dengan adanya pelatihan ini, maka dirinya mengharapkan masyarakatnya bisa semakin paham tentang agama terutama tentang penyelenggaraan jenazah. 
"Apalagi Kaifiyat ini sudah sangat langka, maka itu saya undang desa desa yang lain yang jumlahnya 100 orang bahkan lebih untuk ngaji dan belajar bersama,'' ungkap Khaidir.**(adi)

Staf Ahli Hankam Kunjungi Kabupaten Pelalawan

Pelalawan (Marwahriau.com)
Untuk memastikan sejumlah daerah masih dalam keadaan aman dan tetap kondusif serta menghindari hal-hal yang memiliki potensi kerusuhan sehingga dapat menimbulkan suasana tidak kondusif, kamis kemarin. Dewan Ketahanan Nasional yang dipimpin langsung oleh Mayor Jendral TNI Sentot Yuswandhono yang juga Staf Ahli Bidang Hankam melakukan kunjungan ke Kabupaten Pelalawan.
Kunjungan tim Setjen Wantannas ke Pelalawan dan kabupaten lain yang ada di Riau ini adalah untuk melaksanakan kajian daerah ke wilayah Provinsi Riau diantaranya Kabupaten Kampar, Rohul dan Pelalawan guna mendapatkan data terkini terkait kondisi riil ketahanan daerah yang menyangkut politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, lingkungan hidup, pertanahan serta resiko pembangunan nasional di daerah yang berpengaruh terhadap kondisi keamanan nasional.
Kedatangan rombongan dari Dewan Ketahanan Nasional ke Pemkab Pelalawan itu disambut langsung Bupati Pelalawan HM Harris dan Wabup Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim beserta unsur Muspida beserta sejumlah pejabat teras dilingkungan kantor Bupati Pelalawan di ruang rapat utama lantai II kantor Bupati.
Dalam pertemuan itu, Bupati Pelalawan HM Harris menyampaikan sejumlah pemaparan terkait perkembangan kabupaten yang disampaikan langsung oleh orang nomor satu di daerah ini. Pada saat itu, sejumlah program mulai dari program pengentasan kemiskinan, Pelalawan  Cerdas, Pelalawan Sehat sampai Pelalawan Terang dan lainnya disampaikan secara jelas oleh Bupati.
Selain program unggulan yang dinilai telah berhasil, Harris juga menyampaikan bahwa seiring kemajuan zaman dan bertambahnya usia Kabupaten juga dibarengi oleh peningkatan penduduk secara signifikan. Dan pertumbuhan penduduk yang begitu cepat bukan dikarenakan tingginya angka kelahiran melainkan banyaknya investor datang ke Pelalawan yang berdampak pada peningkatan kebutuhan tenaga kerja.
"Ini membuktikan kalau daerah kita sejauh ini masih tetap aman dan kondusif, karena tingginya investor yang mau menanamkan modalnya di Pelalawan sehingga berdampak pada peningkatan pembangunan yang ada di daerah," katanya.
Sementara itu, Ketua tim Dewan Ketahanan Nasional Mayor Jendral TNI Sentot Yuswandhono mengaku kalau sejauh ini dirinya melihat pertumbuhan ekonomi serta tingkat kamtibmas di Pelalawan boleh dibilang cukup bagus. Namun meski begitu, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan dimana daerah yang memiliki potensi rawan terjadi keributan yang membuat daerah tidak kondusif.
Dikatakannya, bahwa sejauh ini di beberapa daerah hampir di seluruh Indonesia memiliki kasus yang sama yakni sengketa lahan antara masyarakat dengan perusahaan. Dan kasus ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan aparat keamanannya, sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi maka jika terjadi kegiatan yang memiliki potensi negatif maka secepatnya diselesaikan dengan membentuk tim yang melibatkan semua komponen.
" Dengan begitu, semuanya bisa diredam dan daerah pun tetap aman dan kondusif," tegas Mayjend TNI Sentot kepada peserta rapat yang hadir.Usai menggelar pertemuan, dengan Bupati beserta Unsur Muspida dan jajaran para pejabat pemerintah daerah,rombongan bersama Bupati
 langsung meninjau PLTMG Langgam Power yang merupakan Mesin Pembangkit Listrik yang menjadikan Pelalawan bebas dari krisis Listrik yang dirasakan warga selama ini. **(adi)

Narzzarudin Amazh: Disdik Belum Maksimalkan Sosialisasi Pendidikan Gratis

Senin, 16 September 2013

Pelalawan (Marwahriau.com)
Ilustrasi
Sampai saat ini, masih banyak ditemukan permasalahan-permasalahan pendidikan di Kabupaten Pelalawan, seperti soal mahalnya biaya pendaftaran siswa baru, iuran dan pungutan sekolah, kebijakan sekolah sampai soal masih adanya praktek jual beli buku pelajaran. Dan itu semua merupakan deretan persoalan dari banyaknya permasalahan pendidikan di daerah ini, meskipun pada tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan telah melakukan Program Pendidikan Gratis di Pelalawan.
"Saya rasa, Disdik Pelalawan belum maksimal melakukan sosialisasi Program Pendidikan Gratis ke sekolah-sekolah. Terutama sekali bagi Kepala Sekolah selaku pengambil kebijkan," terang Ketua Fraksi PAN DPRD Pelalawan dan anggota komisi A Nazzarudin Arnazh pada wartawan, jumat kemarin.
Nazaruddin mengatakan bahwa sebaiknya Dinas Pendidikan mulai dari sekarang harus maksimal melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan memberikan informasi kepada khalayak masyarakat tentang point-point pendidikan gratis. Terlebih lagi sosialisasi bagi UPTD Disdik hingga kepala sekolah-kepala sekolah, sehingga tidak ada pihak sekolah yang nantinya malah melanggar aturan, "Soalnya, inikan program serius jadi harus disikapi dengan serius pula," tandasnya.
Begitu juga terkait dengan buku paket mata pelajaran dari pendidikan gratis yang masih dalam proses lelang, pihak Disdik harus konsisten dan tepat waktu mengingat proses belajar-mengajar terus berjalan. Artinya, jangan sampai keterlambatan distribusi buku paket mata pelajaran sekolah ini mengganggu aktifitas belajar, hingga merusak kualitas belajar anak didik.
"Pendistrubusian buku paket belajar harus segera dilakukan. Bila terlambat atau nantinya sampai bulan Oktober ataupun November tentunya akan mengganggu proses belajar-mengajar. Semangat guru dan siswa semakin menurun, dan ini yang harus dicermati pihak Disdik Pelalawan," ungkapnya.

Ditambahkannya, apalagi program pendidikan gratis ini lebih kepada membantu siswa tergolong tidak mampu namun jangan sampai malah nantinya mengurangi kualitas dan semangat mereka untuk belajar, "Masyarakat menyambut antusias dengan program ini namun amat disayangkan bila program yang mulia ini malah banyak menimbulkan permasalahan pendidikan di Kabupaten Pelalawan," tutupnya. (adi)

Dewan Minta Disnaker Maksimalkan Pendataan Tenaga kerja

Pelalawan (Marwahriau.com)
Disnaker dipadati para pencari kerja
 Saat ini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pelalawan diminta untuk memaksimalkan pendataan para tenaga kerja di perusahaan yang ada di di daerah ini.
Pasalnya, dari informasi yang diterima bahwa saat ini terjadi lonjakan penambahan tenaga kerja di Kabupaten Pelalawan, terutama pasca lebaran lalu.
Demikian diungkapkan oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pelalawan Nasarudin, SE pada media ini, Senin kemarin . Menurutnya, pendataan ini dilakukan agar dapat meminimalisir data-data yang tidak akurat dari perusahaan. Selain itu juga pemantauan terhadap tenaga kerja akan lebih efektif dan efisien.
"Apalagi jika terjadi konflik di perusahaan yang melibatkan tenaga kerja, kemudian juga terjadi perbudakan atau gaji yang tidak dibayar. Kondisi ini harus diperjelas dengan data yang akurat sehingga dapat dipantau dan dilakukan pengawasan," tegasnya.
Karena itu, sambungnya, pihak yustisi Disnaker harus bersikap tegas dan menindak perusahaan-perusahaan di Kabupaten Pelalawan yang tidak memberikan data akurat terkait para tenaga kerjanya, "Soalnya aturan kan ada, jadi kalau melanggar tindak sesuai aturan. Perusahaan juga jangan memanipulasi data dan wajib lapor," tandasnya.
Sementara itu, Kadisnaker Pelalawan H.Nasri,FE melalui Sekretaris Disnaker Edi Surya saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan bahwa perusahaan setiap bulannya diwajibkan untuk melapor. Dan pihaknya juga tak menampik jika terjadi penambahan lonjakan tenaga kerja pasca lebaran kemarin.
"Perusahaan yang terdata di Pelalawan sebanyak 174 perusahaan. Data memang ada sama kita di bagian pengawasan. Kita akan memaksimalkan pendataan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan, kalau perlu tim kita yang langsung turun ke perusahaan. Dan jika melanggar pasti akan kita tindak," tutupnya. (adi)


Bupati Janji Atasi Keluhan Para Guru

Pelalawan (Marwahriau.com)
 Terkait sangat minimnya tunjangan bagi guru di daerah terpencil dan sangat terpencil, saat ini Pemerintah Daerah diminta untuk segera bisa menindak lanjuti keluhan sejumlah guru yang mengajar di daerah terpencil dan sangat terpencil untuk menaikkan dana tunjangannya.
Soalnya, mahalnya biaya transportasi dan tingginya biaya hidup menjadi alasan utama para guru untuk tidak betah berlama-lama tugas di daerah terpencil. Kondisi ini akan sangat buruk imbasnya pada dunia pendidikan di daerah terpencil tentunya.
Terkait persoalan itu, Bupati Pelalawan HM Harris berjanji akan segera melakukan langkah-langkah untuk mengatasi keluhan para  guru. Namun tentunya hal ini harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, "Artinya, kita lihat terlebih dahulu kondisi keuangan Pemda, bisa atau tidak Pemda menambah besaran tunjangan itu," jelas Bupati Harris akhir pekan lalu.
Harris menjelaskan bahwa dirinya juga menginginkan  pendidikan didaerah ini bisa maju. Sambung Bupati, jika pendidikan ini ingin maju, tentunya perhatian serius juga harus diberikan kepada para guru, "Dihitung dulu berapa dananya untuk bisa memenuhi itu. Kalau tidak bisa di APBD-Perubahan akan kita anggarkan di APBD tahun 2014," tandasnya.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu seperti yang pernah diberitakan di Media ini, sejumlah guru yang bertugas di daerah terpencil dan  sangat terpencil, seperti M Rasyid dan Tohari, mengaku sejak tahun 2006 lalu, tunjangan bagi guru yang mengajar di daerah terpencil sebesar Rp. 500.000, dan Rp.700.000 tunjangan bagi guru yang mengajar di daerah sangat terpencil.
"Sampai saat tunjangan tersebut belum pernah mengalamai kenaikan," ungkap M Rasyid dan Tohari saat itu, mereka menilai jumlah tersebut sudah tidak relevan dengan tingkat kebutuhan saat ini.
Mewakili para guru, Ketua PGRI Pelalawan M Syafi'I, S.Pd, M.Si meminta kepada Pemerintah Daerah, bisa menaikan besaran tunjangan bagi para guru didaerah terpencil dan sangat terpencil.
"Kita minta untuk daerah terpencil dari Rp.500.000 menjadi Rp.2 Juta, dan sangat terpencil dari Rp.700.000 menjadi Rp.2,5 Juta. Agar para guru yang bertugas didaerah tersebut bisa menjalankan tugasnya dengan baik," jelasnya.
Syafi'I menambahkan bahwa penambahan tunjangan mesti dilakukan pemerintah, agar banyak guru yang tidak pindah dan  agar termotivasi. Apalagi dengan kondisi saat ini guru juga tidak bisa sepenuhnya ditekan untuk bekerja secara maksimal. Intinya kesejahteraan guru harus ditingkatkan.
Senada dengan pernyataan Ketua PGRI Pelalawan, Anggota DPRD Pelalawan, Nazaruddin Arnazh, juga mendesak kepada Pemerintah Daerah untuk meninjau kembali. Dewan menilai, besaran dana yang diberikan sejak tahun 2006 lalu itu dinilai sangat tidak layak dan sesui dengan tingkat kebutuhan saat ini, "Pemda Pelalawan agar segera melakukan evaluasi terhadap dana tunjangan bagi guru di daerah terpencil maupun sangat terpenci," katanya.
Nazaruddin mengingatkan bahwa permasalahan ini tentunya harus serius ditangani, agar proses pendidikan didaerah tidak terganggu. Karena itu, dirinya meminta agar pemerintah bisa segera mengevaluasi persoalan ini. Pasalnya, tingginya biaya hidup dan transportasi di wilayah terpenci dan sangat terpencil sangat tinggi dan beda dengan daerah perkotaan.

Misalnya saja, Nazaruddin mencontohkan, di Kecamatan Kuala Kampar. Di wilayah seperti kecamatan Kuala Kampar sangat tinggi untuk biaya hidup, terlebih di sana untuk transportasi dengan jalur air sangat mahal. Karena menurutnya, majunya dunia pendidikan juga harus diiringi tingkat kesejahteraan para guru, selain itu sangat perlunya dilengakpi fasilitas penunjangnya, "Kita minta Pemda untuk menaikkan besaranya. Selain itu, agar para guru yang ditempatkan di sana bisa lebih ringan maka mess para guru yang ada juga harus dibenahi dan jika sekolah tersebut belum ada, maka secara bertahap untuk segera dibangun," pungkasnya. (adi)

Faizal SE Berharap Penerimaan CPNS Tidak Ada Titipan Lagi

Minggu, 08 September 2013

Pelalawan (Marwahriau.com)
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Pelalawan yang kembali dibuka di tahun 2013 ini, diharapkan bisa sesuai dengan prosedur. Pasalnya, sudah bukan menjadi rahasia umum lagi jika saban penerimaan CPNS, selalu dipenuhi 'titipan' para pejabat. "Kalau untuk soal itu kan sudah bukan rahasia umum lagi, tapi kita harapkan untuk tahun ini penerimaan CPNS dapat sesuai dengan prosedur," terang salah satu calon legislatif DPRD Pelalawan tahun 2014 mendatang, Faizal SE.
Faizal yang juga menjadi Ketua GRIB Pelalawan ini mengatakan, bahwa saat ini masyarakat memang menantikan adanya penerimaan CPNS lagi. Jadi jangan sampai masyarakat yang sudah menunggu lama dan berharap untuk jadi CPNS, akhirnya kembali kecewa karena adanya 'titipan' para pejabat.
"Kan kasihan melihatnya, masyarakat sudah lama menunggu adanya pembukaan CPNS pasca moratorium kemarin, dimana pada tahun lalu tak ada pembukaan CPNS. Sekarang giliran ada pendaftaran CPNS, masyarakat tentu berharap jika penerimaan CPNS ini benar-benar fair," ungkapnya.
Apalagi untuk tahun ini, sambungnya, kuota CPNS di Kabupaten Pelalawan hanya mendapatkan jatah 184 orang saja. Jumlah tersebut belum dibagi-bagi lagi dengan rincian formasi yang kabarnya memang belum keluar. Jadi dirinya mengharapkan agar penerimaan CPNS tahun ini benar-benar sesuai dengan prosedur, "Ini artinya, pihak-pihak terkait atau para pejabat jangan sampai bermain 'titip-titipan' sehingga masyarakat yang seharusnya benar-benar murni keterima malah tak bisa masuk," tandasnya.
Jika kondisinya seperti itu, lanjutnya, maka yang dikhawatirkan 'titipan' itu tak bisa bekerja maksimal. Karena dari awal pun dirinya sudah tak bersaing secara murni, dan dikhawatirkan hal ini akan merembet pada kinerja mereka saat menjadi pegawai nanti.
"Logikanya kan seperti itu, jika sesuatu yang diinginkan tak diperoleh dengan cara yang murni, maka selanjutnya biasanya kerjanya akan asal-asalan. Dan tentu kita tak mau seperti itu, karena mereka kan nantinya akan menjadi aparatur yang melayani masyarakat," bebernya.
Dikatakannya, sebenarnya pencegahan agar tak terjadi 'titip-titipan' ini bisa dilakukan sejak awal penyeleksian PNS. Artinya, perekrutan CPNS nanti harus dilakukan dengan transparan dan bebas KKN.
"Apalagi dengan adanya UU tentang Kebebasan Informasi Publik, masyarakat wajib tahu, mengapa seseorang lulus dan mengapa seseorang tidak lulus dalam tes CPNS. Dan itu bisa dipublikasikan ke media," tandasnya.
Ditambahkannya, bukan cuma itu, panitia juga semestinya menyediakan kotak pengaduan bagi peserta yang merasa dirugikan. Sehingga dengan begitu, penerimaan CPNS pada tahun ini bisa benar-benar transparan dan terjaga kemurniannya, "Sekarang kan pemerintah sedang gencar-gencarnya mewacanakan reformasi birokrasi. Nah, sebenarnya esensi reformasi birokrasi itukan diawali dari bagaimana pemerintah menyaring calon-calon birokratnya secara amanah dan profesional," tutupnya. (adi)




 
Copyright © September, 2012. Marwah Riau - All Rights Reserved
Design by Blogger Inside Inspired by Create Website
Proudly powered by Blogger